Saatnya Hentikan Operasional KRL Commuter Jabodetabek

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Senin 04 Mei 2020 21:53 WIB
Masih terjadi penumpukan penumpang KRL di masa PSBB Jabodetabek (foto: Okezone)
Share :

Tak Heran Penumpang KRL Terpapar Corona

Pakar Kesehatan, Hermawan Saputra mengatakan, adanya temuan baru kasus covid-19 di KRL bukanlah sesuatu yang mengherankan, apalagi sejak awal diberlakukan PSBB di wilayah DKI dan Jabodetabek, usulan Gubernur Jawa Barat agar operasional KRL dihentikan untuk memutus persebaran corona tidak diindahkan.

“Saya bisa prediksi, bila dilakukan tes terhadap penumpang KRL lainnya, akan lebih dari 3 penumpang yang terkonfirmasi positif. Apalagi, untuk wilayah Jabodetabek ini kan masuk zona merah dan sudah terjadi lokal transmission,” kata Hermawan kepada Okezone.com.

Jadi, sambung Hermawan, seharusnya ketika PSBB diterapkan atau diperpanjang sebenarnya model transportasi seperti kereta sudah tidak diizinkan lagi beroperasi.

Namun, PSBB akan semakin tidak efektif ketika ada sesuatu yang dilonggarkan tapi di sisi lain ada yang dikerjakan. “Apa gunanya meneriakan PSBB di perkantoran, tetapi di hulunya transportasi saat media menuju kantornya ramai-ramai gitu lho,” tuturnya.

Karena itu, untuk memutus mata rantai penyebaran, pemerintah dan masyarakat harus kompak. Memang semua berkorban, pemerintah berkorban, masyarakat pun menderita. Dalam situasi ini tidak ada yang diuntungkan, justru yang dibutuhkan adalah kesadaran bahwa virus ini paling senang di tengah keramaian. “Jadi kalau kita tidak membatasi keramaian, tidak bersabar sementara waktu, sampai kapan ini berakhir, juga belum kelihatan ujungnya,” pungkasnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya