Ia menyebut telah melakukan segala upaya untuk mencegah penumpang tidak terpapar penyakit asal Wuhan, China tersebut. "Perlu dipahami bahwa penularan Covid-19 bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di di KRL," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta Kemenhub untuk mengevaluasi kebijakan operasional KRL usai ditemukannya tiga penumpang moda transportasi tersebut positif corona. Penumpang diketahui positif corona setelah PT KCI menggelar tes swab massal dengan 325 penumpang secara acak pada 27 Maret 2020 lalu.
"Baru saja mendapatkan kabar bahwa tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta dinyatakan positif Covid-19," kata Bima Arya melalui akun Instagram pribadinya, Minggu 3 Mei malam.
Bima Arya yang juga penyintas Covid-19 itu menilai, saat ini transportasi publik dan kerumunan orang menjadi pusat penyebaran corona. "Transportasi publik dan kerumunan jadi pusat penyebaran virus dari orang tanpa gejala," tuturnya. (ari)
(Amril Amarullah (Okezone))