BOGOR - Pemerintah Kota Bogor akan menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil, balita dan lansia serta insentif bagi tenaga kesehatan yang berjuang di garis terdepan dalam penanganan pasien terjangkit virus corona atau Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyebutkan, 3.804 dus susu formula, diberikan untuk 317 ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK).
Kemudian, disiapkan susu formula untuk balita gizi buruk umur kurang dari 1 tahun sebanyak 480 sachet pada 8 balita, serta susu formula untuk balita gizi buruk lebih dari 1 tahun sebanyak 666 kaleng pada 74 balita.
Sementara, lansia (di atas 60 tahun) pada keluarga miskin yang aktif ke Posbindu akan diberikan makanan tambahan berupa susu formula (berbentuk bubuk) sebanyak 2.400 dus untuk 200 lansia.
"Ini adalah program dalam penanganan Covid-19 di bidang kesehatan. Saya mengalokasikan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini dari realokasi anggaran Dinkes untuk bulan Mei-Juni sebesar Rp367.029.900," kata Sri, dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).
Baca juga: Presiden Jokowi: Kita Beruntung Memilih PSBB, Bukan Lockdown
Bantuan ini akan terus diberikan, mengingat banyak warga golongan lemah yang terdampak Covid-19. "Kalau kita tidak perhatikan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, bayi bisa berisiko stunting. Sementara ini baru untuk 2 bulan ke depan," ucapnya.