"Ini kan membingungkan, piye ya kalau kaya gini mau selesai sampai kapan. Tolong teman-teman dari Gowa untuk melapor,” terangnya.
“Jangan takut, tidak akan kami marahi, justru akan kami bantu treatment agar kalau positif tidak menulari keluarga atau lainnya. Dengan melapor saja, itu sudah sangat membantu kami," pungkas dia.
Dari data sementara, terdapat sekira 1.500 warga Jateng yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, namun mereka sudah terlanjur sampai di lokasi dan berinteraksi dengan sesama peserta.
(Arief Setyadi )