SEMARANG – Bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pandemi Covid-19 menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Selain dinilai banyak tak tepat sasaran, ternyata juga ditemukan banyak kasus penerima bantuan merupakan orang yang telah meninggal dunia.
“Mestinya DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) itu menggunakan data yang sudah verifikasi dan validasi, yang sudah valid,” kata Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah Zainal Abidin Petir, Kamis (7/5/2020).
“Jadi, kemarin itu orang yang sudah mati masih ada datanya, bahkan ada namanya untuk penerima bantuan. Itu ada banyak. Kalau enggak percaya ayo ke tempat saya, saya punya datanya. Kemudian, orang yang sudah pindah itu juga masih ada (terdata),” ujarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Salurkan Sembako di 15 Kota Terdampak Corona
Untuk itu, dia meminta pemerintah lebih cermat lagi dalam melakukan pendataan agar tak terulang kasus serupa. Padahal, RT dan RW sudah diminta untuk melakukan pendataan, namun ketika bantuan turun menggunakan data berbeda.