JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, saat ini pemeriksaan sampel terkait Covid-19 dilakukan dengan dua metode, yakni Reverse transcription polymerase chain reaction ( RT-PCR ) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).
Yurianto menyebut, pemeriksaan tes cepat molekuler itu mulai berlaku setelah dioperasikannya laboratorium yang ada di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Mulai kemarin satu lab di Wisma Atlet berbasis pada tes cepat molekuler untuk memeriksa antigen sudah kami operasionalkan," kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Di sisi lain, Yurianto juga mengatakan, Gugus Tugas juga sudah mengirim spesimen untuk mengopersionalkan lebih dari 15 mesin lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Sebagian cartridge untuk memeriksa sudah berada di jalan dalam rangka mencapai sasaran yang kami berikan, dan sebagian juga sudah diterima oleh lab itu dan sudah mulai dilaksanakan pemeriksaan," papar Yurianto.
Baca juga: Begini Cara Ferdian Paleka Nyeberang ke Sumatera saat Larangan Mudik
Sebanyak 103,361 orang telah menjalani pemeriksaan terkait dengan Covid-19. Dari jumlah itu, 90,249 di antaranya dinyatakan negatif.
Adapun, rincianya untuk orang yang diperiksa Covid-19 adalah, dengan pemeriksaan metode RT-PCR mencapat 103,177 orang, sementara TCM sebanyak 184 orang.
Sementara untuk hasil negatif sebanyak 90,249 orang, didapati dari pemeriksaan RT-PCR 90,151. Sedangkan pada metode TCM ada 98 orang.
Jumlah Laboratorium RT-PCR saat ini berjumlah 53 laboratorium. Sementara, untuk satu unit laboratorium dengan metode TCM di Wisma Atlet juga telah aktif beroperasi.
Sementara itu, sampai dengan saat ini 143,781 spesimen telah diperiksa. Jumlah itu didapatkan dari jumlah keseluruhan pemeriksaan orang. Angka itu lebih banyak lantaran, setiap orang bisa dilakukan pengujian lebih dari satu kali.
Jumlah spesimen yang diperiksa terhitung sejak 1 April 2020. Satu kasus dapat diambil lebih dari satu kali pengambilan dan lebih dari satu jenis spesimen (naso/oro/sputum).
(Qur'anul Hidayat)