Ia menilai bahwa Pemprov DKI amat siap dalam menanggulangi dampak Covid-19 dari segi kesehatan maupun ekonominya. "Untuk pembagian bansos, Pemprov DKI sudah siapkan anggaran Rp700 miliar. Jadi dimana letak lepas tanggung jawabnya soal bantuan bansos?," ujarnya.
Baca Juga : Bawaslu Ingatkan Bupati Klaten Tak Ulangi Pencitraan di Bansos Corona
Ia meminta pemerintah pusat tak mempersoalkan adanya kesamaan data penerima bansos yang dimiliki oleh pemerintah pusat dan Pemprov DKI. Meski sesungguhnya ada klaster-klaster tertentu yang membedakan penerima bansos pemprov dan Kemensos. Kini, yang terpenting masyarakat itu tak kelaparan dan menunjukkan kalau pemerintah ada untuk rakyatnya.
"Saya kira enggak masalah kalau warga dapat bansos dua kali dari pemerintah pusat dan Pemprov DKI, dalam minggu yang berbeda. Yang salah itu kalau pembagian bansosnya dilakukan berbarengan pada hari yang sama, minggu yang sama juga," kata dia.
(Angkasa Yudhistira)