Masih Sanggup Bekerja, Kakek Ini Tolak Bansos Corona

Rus Akbar, Jurnalis
Rabu 13 Mei 2020 04:31 WIB
Zulfahmi alias Pak Uwo (kanan) menolak bansos (Okezone.com/Rus Akbar)
Share :

PADANG – Sikap Zulfahmi (62) alias Pak Uwo patut diapresiasi. Warga Kelurahan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat menolak bantuan sosial (bansos) Covid-19 dari pemerintah karena merasa tidak layak menerimanya.

Pak Uwo mengaku masih mampu bekerja memenuhi kebutuhan keluarganya di tengah pandemi virus corona. Ayah tiga anak ini tetap menolak bantuan sosial, meski sudah berulang kali dijelaskan oleh petugas.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Pak Uwo membuka warung kecil-kecilan. Ia malu menerima bantuan, karena merasa masih banyak masyarakat lain yang jauh lebih membutuhkan.

"Saya ingin agar bansos yang diberikan pemerintah tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya, Selasa (12/5/2020).

"Terkadang jika kita memakan yang bukan hak kita, maka semua itu menjadi tidak berkah," lanjut pria gaek ini.

Lurah Bukit Surungan, Fiori Agustian mengapresiasi Pak Uwo Menurutnya nama Pak Uwo terdata sebagai penerima bansos karena dia termasuk yang terdampak corona. "Semoga hal ini menjadi pelajaran, motivasi dan contoh bagi masyarakat lainnya,” ucapnya.

Sementara data dari Program Bantuan Sosial Tunai Kota Padang Panjang, ada tiga jenis bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat terdampak corona di Kota Padang Panjang, Bansos Kemensos, Bansos pemerintah provinsi, Bansos Pemerintah Daerah Anggaran dari APBD.

Besaran bantuan yang dianggarkan dari tiga bantuan tersebut memiliki nominal yang sama yaitu Rp600 ribu per kepala keluarga selama tiga bulan, terhitung April, Mei dan Juni.

Bansos tunai dari Kementerian Sosial diberikan kepada 5000 kepala keluarga terdaftar dalam DTKS non PKH. Mekanisme penyaluran Bansos tersebut yaitu lewat BRI, BNI dan PT. Pos Indonesia. Penerima bantuan yang memiliki rekening BRI dan BNI saat ini sudah menerima bantuan tunai sebesar Rp600 ribu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya