Deni menyebutkan, Pemprov Jatim baru menyiapkan rumah sakit darurat ketika terjadi kelebihan kapasitas di RS Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Namun, rumah sakit darurat tersebut hingga saat ini masih belum bisa dimanfaatkan melayani pasien Covid-19.
"Buruknya sistem rujukan di Jatim, membuat terjadi penumpukan pasien di Surabaya Raya. Dengan APBD yang luar biasa besar, mestinya kelebihan kapasitas di RS bisa diatasi," paparnya.
Menurut dia, yang lebih memalukan ialah kelebihan kapasitas rumah sakit rujukan ini tidak dialami provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah maupun sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
(Rizka Diputra)