Risma Sebut 50% Pasien Covid-19 di Surabaya dari Luar Daerah

Syaiful Islam, Jurnalis
Rabu 13 Mei 2020 12:21 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rishamaharini (foto: istimewa)
Share :

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Surabaya dr. Brahmana Askandar, menyatakan rumah sakit Surabaya adalah rujukan dari seluruh Jawa Timur. Bahkan, sebelum covid-19 pun, Surabaya selalu menjadi rujukan.

Namun ke depan, IDI dan PERSI akan mengatur regulasi dan mensosialisasikan tentang proses rujukannya, sehingga nanti yang bisa ditangani oleh daerah, tidak perlu dirujuk ke Surabaya. Apalagi, belasan rumah sakit di Jatim sudah menjadi pusat rujukan penanganan covid-19.

“Mungkin ini hanya perlu disosialisasikan lagi dan didiskusikan lagi dengan rumah sakit di daerah, supaya tidak semuanya dirujuk ke Surabaya," papar Brahmana.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Persi Jatim, dr Dodo Anondo. Ia mengatakan sebetulnya rumah sakit di Surabaya cukup untuk menangani Covid-19 jika pola rujukannya sudah sesuai. Hanya terkadang pasien itu kurang percaya untuk berobat di daerah, sehingga dirujuk atau berobat ke Surabaya.

“Memang Surabaya itu sudah luar biasa, kita apresiasi semuanya, tetapi masalahnya bebannya memang dari luar kota, memang agak sulit menanganinya. Terus terang kita tidak bisa menolak pasien, makanya nanti kita akan buat polanya,” kata dr Dodo.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya