BMKG Pastikan Isu Badai Panas Equinox Hoaks

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Senin 18 Mei 2020 03:20 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa fenomena Ekuinox bukan merupakan fenomena badai panas atau gelombang panas atau heat wave.

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Herizal mengatakan, fenomena Ekuinox kerap terjadi di daerah lintang menengah dan tinggi seperti di India, Jepang, Korea, Amerika dan Eropa.

"Fenomena gelombang panas adalah fenomena suhu udara lebih panas dari 5°C dari ambang batas suhu normal suatu wilayah yang disebabkan oleh munculnya anomali sistem cuaca tekanan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari atau Minggu," ujar Herizal dalam keterangannya, Senin (18/5/2020).

 

Fenomena Equinox merupakan salah satu fenomena astronomi, dimana posisi semu matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Fenomena ekuinox dapat terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu sekitar tanggal 21 Maret dan 23 September setiap tahunnya.

"Secara umum suhu rata-rata di wilayah Indonesia pada saat periode ekuinox berkisar antara 32-36°C," jelas dia.

Pada bulan Mei ini, lanjut dia, posisi semu matahari sudah berada di Belahan Bumi Utara (BBU). Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa fenomena ekuinox tidak terjadi lagi hingga periode pertengahan september mendatang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya