Saat ini, dibeberkan Doni, humlah dokter di Indonesia cukup minim. Dari data yang diterima Doni, dokter di Indonesia hanya ada di kisaran 200 ribu orang. Sementara itu, dokter spesialis paru, saat ini hanya berjumlah 1.976. Ia meminta agar seluruh elemen sama-sama bisa melindungi para dokter.
"Wajib kita lindungi, jumlah dokter kita paling sedikit, kurang dari 200 ribu orang. Sedangkan dokter paru berjumlah 1.976 orang, artinya satu dokter paru melayani 245 ribu warga Indonesia," beber Doni.
"Kalau kehilangan dokter adalah kerugian besar bagi bangsa, saling mengingatkan, mencegah, menghindari jangan sampai sakit, segala ketentuan berhubungan protokol kesehatan, UU 6/2018 tentang kedaruratan kesehatan hendaknya dipatuhi," pungkasnya.
(Arief Setyadi )