BRASILIA - Brasil mencatat rekor kematian harian akibat virus corona pada Kamis (21/5/2020) dengan 1.188 korban meninggal dunia. Negara Amerika Latin itu juga dengan cepat mendekati Rusia sebagai negara dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia di belakang Amerika Serikat (AS).
Dengan pertambahan jumlah kematian pada Kamis, Brasil saat ini memiliki lebih dari 20.000 korban meninggal akibat Covid-19. Negara itu juga mencatat lebih dari 18.500 kenaikan jumlah kasus baru dalam satu hari menjadikan total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi menjadi 310.087.
Kementerian kesehatan menduga angka sebenarnya lebih tinggi, tetapi Brasil belum melakukan pengujian luas, demikian diwartakan Reuters.
Pakar kesehatan masyarakat memperkirakan lebih dari 100.000 orang Brasil kemungkinan akan tewas karena Covid-19. Mereka memperingatkan kemiskinan yang meluas di negara itu dan ketidaksetaraan sosial akan memicu peningkatan besar dalam kasus-kasus.
“Tidak diragukan episentrum pandemi ini pindah ke Brasil. Tetapi di Brasil pandemi akan menemukan populasi yang sangat, sangat berbahaya,” kata Alexandre Kalache, mantan pejabat senior di WHO dan presiden dari International Longevity Centre sebagaimana dilansir Financial Times.
“Jika kita melanjutkan kurva ini, kita akan mencapai 120.000 kematian. Kita dapat mencapai total AS dalam beberapa minggu ke depan."
Tekanan terhadap Presiden Jair Bolsonaro terkait penanganan wabah semakin besar, namun pemimpin sayap kanan itu sampai saat ini masih menentang penerapan langkah-langkah penguncian. Dia juga mendorong penggunaan obat malaria klorokuin untuk merawat pasien Covid-19 meski ada peringatan dari para ahli kesehatan risiko kesehatan dari obat tersebut.
Sebuah studi bulan ini dari Institute for Health Metrics and Evaluation memperkirakan hampir 90.000 orang Brasil akan tewas pada awal Agustus akibat Covid-19. Angka itu, bagaimanapun, dapat meningkat menjadi lebih dari 193.000 tergantung pada kondisi domestik.
Angka-angka seperti itu dianggap konservatif mengingat sudah ada pelaporan kematian yang meluas di berbagai favela, komunitas kumuh di Brasil, kota-kota pedesaan dan komunitas hutan hujan negara tersebut.
Menurut penghitungan terbaru dari Worldometers, saat ini ada lebih dari 5.000.000 orang di seluruh dunia telah dikonfirmasi terinfeksi virus corona baru, dan hampir 335.000 telah meninggal dunia karena penyakit Covid-19.
(Rahman Asmardika)