“Jika kita melanjutkan kurva ini, kita akan mencapai 120.000 kematian. Kita dapat mencapai total AS dalam beberapa minggu ke depan."
Tekanan terhadap Presiden Jair Bolsonaro terkait penanganan wabah semakin besar, namun pemimpin sayap kanan itu sampai saat ini masih menentang penerapan langkah-langkah penguncian. Dia juga mendorong penggunaan obat malaria klorokuin untuk merawat pasien Covid-19 meski ada peringatan dari para ahli kesehatan risiko kesehatan dari obat tersebut.
Sebuah studi bulan ini dari Institute for Health Metrics and Evaluation memperkirakan hampir 90.000 orang Brasil akan tewas pada awal Agustus akibat Covid-19. Angka itu, bagaimanapun, dapat meningkat menjadi lebih dari 193.000 tergantung pada kondisi domestik.
Angka-angka seperti itu dianggap konservatif mengingat sudah ada pelaporan kematian yang meluas di berbagai favela, komunitas kumuh di Brasil, kota-kota pedesaan dan komunitas hutan hujan negara tersebut.
Menurut penghitungan terbaru dari Worldometers, saat ini ada lebih dari 5.000.000 orang di seluruh dunia telah dikonfirmasi terinfeksi virus corona baru, dan hampir 335.000 telah meninggal dunia karena penyakit Covid-19.
(Rahman Asmardika)