Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan dalam lelang adalah hal biasa bila ada yang tidak mampu meneruskan atau menebus penawarannya akan diberi kesempatan kepada penawar berikutnya, sehingga proses lelang itu berhasil dengan baik.
Menurut Hary, persoalan lelang tidak bisa ditebus oleh pemenang sebelumnya tidak perlu dipermasalahkan.
"Di dalam lelang, kalau misalnya ada pemenang, pemenangnya tidak bisa menebus, pasti panitia akan menghubungi peserta yang berikut-berikutnya. Apakah mau menggantikan pemenang yang pertama," ungkapnya.
Menurutnya, seluruh prosedur yang dilakukan sudah benar dan memang seharusnya demikian, dan memang sudah terjadi seperti itu. Dia mengatakan kreativitas dalam mengumpulkan dana tersebut bagus dan patut untuk ditiru.
"Saya rasa perlu diikuti oleh yang lain, untuk dilakukan dengan caranya sendiri, dengan kreativitasya sendiri untuk mampu menghimpun dana, untuk ikut membantu korban-korban Covid-19 yang luar biasa banyak, termasuk korban ekonominya, karena PHK dan lain-lain," jelasnya.
Warren, lanjutnya, mengikuti lelang tersebut, karena tergerak ingin memberikan bantuan, berkontribusi kepada bangsa.
"Terus terang saat mau ikut lelang itu, Warren tanya ke saya boleh ikut apa tidak, karena tujuannya untuk beri bantuan sosial Covid-19. Ini musibah besar untuk bangsa kita maupun dunia. Jadi, Warren minta izin kalau dari tabungannya mau dipakai buat sumbangan, boleh atau tidak, saya ya silakan saja. Selain itu, Warren pengagum Pak Jokowi sekali, itulah latar belakangnya," tuturnya.