Hermawan menjelaskan makna the new normal yang mengartikan adanya perubahan budaya dan perilaku baru dalam hidup di tengah-tengah pandemi corona. Menurutnya, setiap negara wajar jika ingin menerapkan konsep the new normal.
Namun, ia menekankan, harus ada persyaratan yang dipenuhi suatu negara jika ingin menjalankan kebijakan the new normal. Salah satunya negara tersebut sudah melewati puncak krisis Covid-19.
"Oleh karena itu sebelum benar-benar diberlakukan the new normal, kita harus betul-betul melewati puncak pandemi dengan mengendalikannya secara cepat, telah terjadi pelambatan kasus, masyarakat siap, dan infrastrukturnya tanggap," katanya.