Kontrak untuk rudal-rudal itu beserta perangkatnya buatan Lockheed Martin, bisnis persenjataan milik AS yang bernilai USD800 juta.
Kontrak lainnya berupa berbagai pelatihan dan bantuan teknis yang dilakukan oleh Lockheed Martin dan kontraktor Raytheon senilai USD425 juta.
Kontrak ketiga juga ditangani oleh kedua perusahaan persenjataan tersebut untuk perbaikan peralatan dan kelengkapan pertahanan yang lama senilai USD200 juta.
(Rachmat Fahzry)