Kemendagri Gelar Lomba Penyiapan Inovasi Tatanan New Normal, Pemda Silakan Ikut

Fahreza Rizky, Jurnalis
Sabtu 30 Mei 2020 09:32 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Puspen Kemendagri)
Share :

Kemudian, Mendagri mengungkapkan dana insentif yang akan didapat daerah yang memenangkan lomba. Untuk juara satu misalnya dalam kategori pasar tradisional, akan mendapat dana insentif sebesar 3 milyar. Sedangkan juara dua akan mendapatkan 2 milyar dan juara 3, mendapat 1 milyar.

" Nah, bisa saja satu daerah memenangkan dalam lomba inovasi kreativitass aman Covid-19 mislanya di bidang perhotelan sebesar sama 3 milyar, 2 milyar, atau 1 milyar jika jadi juara 1, 2 atau 3,"ujarnya.

Mendagri juga menjelaskan kenapa tujuh sektor itu yang akan dilombakan. Kata dia, tujuh sektor ini ada di hampir semua daerah. Sementara untuk sektor pendidikan atau sekolah, nanti akan dikelola sendiri oleh Kementerian Pendidikan, karena memang terkait sekolah ini, masalahnya cukup kompleks dan luas.

" Kemudian yang kedua untuk bidang keagamaan juga disusun oleh Bapak Menag. Jadi kita fokus untuk gelombang pertama ini adalah mengenai tujuh sektor ini. Kemudian 3 sektor diantaranya berhubungan dengan wisata, yaitu tempat wisata, bagaimna membuat tempat wisata oleh daerah masing-masing itu aman dari Covid-19. Nah, protokolnya mesti disusun, kemudian ada lagi hotel, dan restoran yang juga ini memerlukan pedoman umum dan gambaran-gambaran umum tentang masalah kepariwisataan, " ujarnya.

Output lomba, kata Mendagri, dalam bentuk video yang bisa menggambarkan protokol kesehatan dijalankan. Misalnya bagaimana semua orang itu memakai masker. Lalu ada tempat cuci tangan, pembagian hand sanitizer atau sarung tangan untuk yang memberikan pelayanan. Dan seperti apa pengaturan dalam memastikan jaga jarak itu dipatuhi. Contohnya seperti pasar di Salatiga, dimana di sana ada pembagian blok dan garis yang jelas.

" Kreativitas dari rekan-rekam di daerah ini menjadi yang sangat penting. Bisa jadi model dan betul-betul aplikatif dan dapat ditiru oleh daerah lainnya. Pemenangnya nanti kita akan expose di media baik media konvesional tv dan lain-lain maupun media-media sosial, sambil memberikan pembelajaran bagi masyrakat kira-kira gambaran kehidupan baru itu seperti apa di bidang itu, karena sekarang masyarakat masih meraba-raba," katanya.

Mendagri juga mengungkapkan, jika Presiden Jokowi sempat mengungkapkan pemberian dana insentif bagi daerah yang mampu menurunkan indikator Covid-19 yaitu kurva angka positif yang menurun. Atau skala reproduksi penyebaran virus yang juga menurun. Kepala negara menyarankan ada lomba dengan kategori itu.

" Kemudian juga tingkat kematian atau vatalitasnya rendah. Nah ini akan disusun bersama Kemendagri dan Gugus Tugas, dan Ibu Menkeu menyampaikan juga siap memberikan alokasi anggran dari 5 triliun untuk daerah-daerah yang mampu menurunkan penyebaran Covid-19," pungkas Tito.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya