"Untuk testing itu juga dibutuhkan relawan. Relawannya ini harus setingkat lebih tinggi misalnya mahasiswa S2 jurusan mikrobiologi, S2 jurusan kesehatan masyarakat. Kalau itu bisa kita rekrut, itu akan mengurangi beban dari laboran yang selama ini bekerja," tuturnya.
Relawan yang akan direkrut nantinya akan dilatih secara intensif. Dengan besarnya jumlah relawan, pemerintah ingin mengoptimalkan uji spesimen sebagaimana target Presiden Jokowi.
"Karena itulah tadi bapak Presiden menyetujui untuk nanti pak Menristek dengan Menkes dan Mendikbud untuk menginisiasi memperbanyak jumlah relawan dan mgkn bisa juga dikaitkan dengan kegiatan KKN atau PPL mahasiswa itu," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)