Aturan Kerja ASN dan Swasta Jadi 2 Shift, Berlaku Hari Ini

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Senin 15 Juni 2020 11:34 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswadean saat meninjau stasiiun kereta Bogor (foto: Okezone)
Share :

BOGOR - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku telah memperpanjang selisih shift jam kerja bagi seluruh instansi pemerintah maupun perusahaan swasta. Semula yang hanya dua jam, sekarang menjadi 3 jam, yang semula satu shift menjadi 2 shift.

Pembagian shift kerja ini dimaksudkan untuk mengurai kepadatan transportasi umum yang biasa terjadi dijam-jam sibuk, pukul 05.30 hingga 06.30. Pengaturan ini tertuang dalam surat edaran gugus tugas tentang peraturan jam kerja wilayah Jabodetabek, demi melindungi masyarakat dan mengantisiapsi penumpukan penumpang di area stasiun. Aturan ini diharapkan diikuti oleh semua.

"Tujuannya mengurangi kepadatan. Ini semua dikerjakan bukan semata-mata memenuhi peraturan, tapi untuk keselamatan pekerja. Apapun pengaturan yang dilakukan harap ditaati, karena demi keselamatan semuanya," ujar Anies di Stasiun Bogor, Senin (15/6/2020).

Shift pertama adalah masuk pukul 07.00-07.30 WIB (8 jam kerja), dan pekerja yang sudah masuk pada jam tersebut diharapkan sudah bisa pulang pada pukul 15.00-15.30 WIB.

Untuk shift kedua, jam masuk kerja ditetapkan pukul 10.00-10.30 WIB (8 jam kerja), pekerja yang masuk lebih siang tersebut diharapkan sudah bisa pulang pukul 18.00-18.30 WIB. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh instansi pemerintah, BUMN, dan swasta.

"Jam kerja baik ASN maupun swasta itu sudah dibuatkan jeda dalam aturannya minimal 2 jam. Nah sekarang kita sepakati 3 jam. Selisih shift satu dengan shift dua adalah 3 jam," kata Anies, usai meninjau Stasiun Bogor, Senin (15/6/2020).

Selain jam kerja, pihaknya juga sudah mengerahkan 50 bus sekolah milik Pemprov DKI Jakarta yang diperbantukan mengangkut penumpang dari beberapa stasiun KRL Commuter Line lintas Bogor-Jakarta.

"Ada 50 bus sekolah yang dikirimkan ke beberapa stasiun termasuk ke Stasiun Bogor. Semula semua akan ke Bogor tapi kemudian diatur kembali agar bisa membawa dari beberapa stasiun," jelasnya.

Dia pun mengimbau bagi seluruh pekerja di DKI Jakarta untuk tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak.

"Bagi seluruh warga ketika sampai di Jakarta akan selalu diimbau agar mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sering cuci tangan, dan selalu kapasitas 50 persen," harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarti mengucapkan terima kasih atas kerjasama Pemprov DKI Jakarta dan PT KCI yang turut membantu menjaga masyarakat terhindar dari covid-19.

"Saya berterima kasih ke KCI pak gubernur yang ikut bersama sama mengurangi kerumunan," ucap Bima.

Sejauh ini, kondisi di Stasiun Bogor juga jauh lebih baik dari pekan sebelumnya. Dia pun akan selalu memantau perkembangan situasi mengingat sudah diperpanjangnya selisih shift jam kerja di DKI Jakarta.

"Kita akan evaluasi terus karena kita lihat dampak pengaturan jam kerja antara jam 8 dan jam 11. yang perlu dicatat ini belum sampai 50 persen penumpang perlu ada pengaturan, koordinasi lebih lanjut lagi. Sudah ada shift kerja mungkin belum maksimal karena baru beberapa hari, tapi sudah ada efeknya. Berlaku bagi ASN, BUMN, dan swasta," tutupnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya