Pesawat Tempur Bae Hawk 209 Jatuh, DPR Desak Kemenhan Audit Alutsista TNI

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Selasa 16 Juni 2020 07:51 WIB
Pesawat tempur TNI AU jatuh di Kampar, Riau. (tangkapan layar iNews TV)
Share :

Sebab menurutnya, persenjataan yang Indonesia miliki perlu disesuaikan kembali dengan pembacaan situasi perkembangan terkini ancaman pertahanan.

“Audit sistem pertahanan ini mendesak dilakukan karena tentu perkembangan ancaman pertahanan terus berubah. Peralatan dan perlengkapan yang dipakai TNI kita itu harus menyesuaikan dengan situasi kekinian, termasuk pesawat yang dipakai. Kejadian berturut-turut ini harus mendapat perhatian serius,” jelas Willy.

Lebih jauh, politikus Partai Nasdem itu memaparkan, anggaran pertahanan dalam APBN pada beberapa tahun kebelakang selalu menempati salah satu yang tertinggi. Walau demikian, anggaran ini harus berbagi dengan banyak lembaga.

Baca Juga : Pasca-Pesawat AU Jatuh, Kemenhan-TNI Diminta Pastikan Alutsista Dalam Keadaan Prima

Karena itu, lanjut Willy, audit sistem pertahanan dapat menjadi dasar bagi DPR untuk menyetujui pertambahan anggaran untuk penyediaan alutsista.

“Saya rasa DPR akan menyetujui penambahan anggaran alutsista jika audit komprehensif dilakukan termasuk hasil investigasi terhadap sejumlah kecelakaan alutsista. Jadi anggaran yang dikeluarkan itu akan punya dasar yang kuat,” tuturnya.

Baca Juga : TNI AU Tegaskan Pilot Pesawat Tempur yang Jatuh Penuhi Standar Penerbangan

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya