Tempat Wisata dan Alun-Alun Depok Baru Dibuka Tahun Depan

Wahyu Muntinanto, Jurnalis
Selasa 16 Juni 2020 22:26 WIB
Alun-alun Kota Depok (Foto : Okezone.com/Wahyu)
Share :

DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad mengatakan belum ada rencana untuk membuka tempat wisata dan ruang publik lainya di tengah pandemi Corona Virus disease (Covid-19).

Sebab, saat ini Kota Depok masih berada di katagori zona kuning atau kewaspadaan level 3 dari 5 level Covid-19, hal tersebut terjadi lantaran angka Reproduksi Efektif (RT) masih di atas 1.

"Untuk tempat-tempat wisata kolam berenang belum ada rencana di buka. Kalai alun-alun juga belum, kami masih tunggu hasil RT-nya," kata saat meninjau Trans Studio Mall Cibubur di Depok Selasa (16/6/2020).

Terkait rencana pembukaan Alun-alun Kota Depok, Dia mengaku pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara bertahap persebaran Covid-19 hingga awal bulan depan selama penerapan PSBB Proporsional.

"Kami akan evaluasi kalau memungkinkan bulan Desember 2020 atau bisa jadi tahun depan 2021 baru dibuka untuk umum," jelasnya.

Diketahui, penerapan PSBB Proporsional Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi memberikan izin oprasional terhadap pusat perbelanjaan atau mal di Depok, Jawa Barat, Selasa 16 Juni 2020. Tak hanya itu, Kota Depok juga akan tetap menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga : Mengemis di Lampu Merah, Bocah Ini Diamankan Petugas tapi Adiknya Dibawa OTK

Baca Juga : Wali Kota Depok: Anak-Anak Boleh ke Mal Asal Pakai Masker

Melihat perbedaan itu, sebagian masyarakat menganggap Pemkot Depok melakukan tebang pilih dalam mengambil keputusan penanganan Covid-19 di Kota Depok.

Padahal pembukaan mal dan tempat wisata bisa membuat masyarakat berkerumun dalam satu tempat, sehingga aktifitas keduanya disinyalir menjadi penyebab dalam penyebaran Covid-19 dalam skala transmisi lokal.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya