Ia menekankan, bila BIN akan terus mencari titik-titik episentrum di wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah, salah satunya pasar. Dengan adanya Rapid Test massal ini diharapkan baik dari BIN dan Pemerintah Kabupaten Bogor dapat mengetahui kluster-kluster baru penyebaran wabah Covid-19.
“Antusiasme masyarakat Cibinong cukup tinggi dan Rapid Test ini dilakukan memang di tempat-tempat konsentrasi masyarakat, salah satunya pasar,” jelas Neno.
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, adanya Rapid Test massal yang dilakukan BIN di wilayah Kabupaten Bogor, sangat membantu pihaknya dalam mengidentifikasi penyebaran awal Covid-19 di wilayah tersebut.
"Wilayah pasar akhir-akhir ini menjadi kluster baru di beberapa wilayah. Seperti diketahui, Pasar Cileungsi juga cukup besar potensinya. Di sini (Pasar Tohaga, Cibinong) juga kami khawatir untuk potensi penyebarannya. Untuk itu, kami dan BIN langsung gerak cepat untuk melaksanakan tes massal ini,” terang Ade.
Ade memaparkan, bila terdapat 30 pasar di Kabupaten Bogor yang harus didata para pedagangnya. Satu per satu dari 30 pasar tersebut akan dilakukan Rapid Test massal.