“Sebetulnya saya waktu itu mau ke Rumah Sakit tetapi dilarang sama Dirut RS, karena katanya masih dalam status Covid. Jadi agak susah sekarang turun kelapangan. Tapi itulah protap kesehatan,” imbuhnya.
Bupati Eka juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap melaksanakan anjuran Pemerintah dengan selalu menerapkan Protap Kesehatan Covid-19, yakni menerapkan pola hidup bersih dan sehat, social dan physical distancing, serta selalu menggunakan masker saat beraktivitas baik di luar maupun di dalam rumah.
Dirut PDDS I Putu Sugi Darmawan mengatakan Paket ASN Tabanan Peduli ini seluruhnya merupakan produk asli Tabanan yang terdampak Covid-19. Proses penentuan produk dalam paket tersebut dikatakan dikomunikasikan secara intensif dengan OPD terkait di bawah koordinasi teknis tim Bapelitbang Tabanan dan arahan dari Sekda Tabanan beserta para Asisten.
Kegiatan ASN Tabanan Peduli ini lebih lanjut dikatakannya melibatkan 21 kelompok tani termasuk BUMDes, BUMDesma, KWT, UMKM termasuk melibatkan sebanyak 157orang masyarakat yang sebagian besar merupakan Ibu-ibu rumah tangga.
Melalui program ini dapat diserap sebanyak 1.081 ton atau setara 1.544 ton kopi, 2.594 liter minyak tandusan, 25.944 butir telor, 977,23 kg sayur, 1,2 ton lele segar dan 150 kg kripik belut, serta untuk produksi UMKM difokuskan untuk menyerap hasil dari usaha rumah tangga seperti, loteng, ladrang, jajanan kaliadrem, dan lainnya. CM
(Yaomi Suhayatmi)