Pada awalnya, kata dia, setelah pelaku dan korban berkomunikasi lewat FB, maka ditindaklanjuti lewat Whatsapp (WA). Namun pada faktanya korban akhirnya menyadari telah ditipu, sedangkan semua pelaku sudah mematikan HP.
“Setelah barang diturunkan, korban ini kembali setelah dalam perjalanan. Melihat di HP, di ATM kok belum masuk (uang) setelah sampai,” tutur Sodiq.
“Akhirnya korban kembali ke TKP, setelah ke TKP barang sudah tidak ada, barang sudah bersih, HP (pelaku) mati semua,” tambahnya.
Dari aksi penipuan ini, kedua pelaku merapu Rp50 juta hingga 75Rp juta. Namun keduanya telah ditangkap serta turut disita barang bukti berupa faktur pembelian beras, HP dan kartu ATM. Pelaku lainnya kini sedang diburu.
(Abu Sahma Pane)