Sehingga jenazah itu dibawa kembali ke Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya di Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, untuk ditukar dengan yang benar. Kemudian petugas mengambil jenazah laki-laki yang akan dimakamkan di pemakaman Pagesangan.
Baca Juga: Kasus Jenazah Covid-19 Tetukar di Surabaya, Petugas Rumah Sakit Terancam Kena Sanksi
Direktur RSI Surabaya dr Samsul Arifin membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa ini terjadi lantaran ada petugas rumah sakit yang menyalahi prosedur. Saat kejadian kebetulan ada dua jenazah, yang biasanya secara prosedur ditulis nama, alamat, dan sebagainya ditempel di peti.
"Mungkin karena terburu-buru, kan saat itu hanya ada satu petugas, sedangkan petugas yang satunya PDP. Saya minta maaf kepada keluarganya, sudah saya kirim teman-teman kesana," ucap Samsul, Kamis (25/6/2020)
Menurut Samsul, untungnya jenazah yang satunya belum diambil oleh pihak keluarga. Pihak rumah sakit melaksanakan protokol Covid-19 dalam pemulasaran karena ada tanda-tanda klinis, namun hasil swab belum keluar.