Program Guru Penggerak, Pemerintah Rekrut 280 Fasilitator dan 560 Pendamping

Karina Asta Widara , Jurnalis
Jum'at 26 Juni 2020 17:49 WIB
Foto : Dok okezone
Share :

Menurut hasil studi Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dari tahun ke tahun menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan peringkat hasil PISA rendah di dunia. Maka dari itu melihat kondisi yang cukup memprihatinkan ini, kemendikbud berusaha fokus meningkatkan hasil belajar murid, dan tidak terlepas dari upaya peningkatan kompetensi guru, salah satunya melalui program Guru Penggerak.

Tahun ini rencananya pemerintah melalui Kemendikbud akan merekrut sekitar 280 fasilitator dan 560 pendamping. Peran fasilitator dan pendamping ini akan menjadi kunci dalam memastikan dampak baik dan keberlangsungan program Guru Penggerak. Maka dari itu, Kemendikbud mengajak para widyaiswara untuk segera mendaftarkan diri sebagai fasilitator yang bertugas memandu proses pelatihan daring, mengumpulkan tugas-tugas peserta, memberi umpan balik dan motivasi, serta memfasilitasi refleksi belajar selama proses pelatihan calon Guru Penggerak.

Sementara itu, untuk tugas para pendamping diharapkan dapat menjadi rekan diskusi untuk membantu calon Guru Penggerak dalam mengimplementasikan merdeka belajar di sekolah. Para pendamping akan memfasilitasi lokakarya bulanan, mencatat perkembangan, dan memberi umpan balik yang konstruktif.

Rekrutmen untuk pembukaan calon fasilitator sudah dibuka mulai Senin, 15 Juni sampai dengan Rabu 24 Juni 2020 lalu, sementara rekrutmen pendamping dibuka Senin, 15 Juni dan ditutup Jumat, 26 Juni 2020. Mengenai Informasi kriteria, proses rekrutmen, dan pendaftaran dapat diikuti pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/. CM

(Yaomi Suhayatmi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya