Hilmi Aminuddin Meninggal Positif Corona, Berikut Tokoh yang Pernah Terinfeksi

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 02 Juli 2020 09:37 WIB
Hilmi Aminuddin. (Okezone)
Share :

JAKARTA – Pandemi virus corona (Covid-19) masih belum menghilang dari tanah air. Bahkan, jumlah kasus positif virus corona masih terus meningkat setiap harinya.

Hingga kemarin, tercatat 57.770 kasus positif corona di Tanah Air. Virus tersebut bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang latar belakang maupun usianya. Sejumlah tokoh dan pejabat di Tanah Air ada yang juga terjangkit corona.

Berikut beberapa tokoh publik yang terpapar corona, yang dirangkum Okezone pada Kamis (2/7/2020).

Hilmi Aminuddin

Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin meninggal dunia di Rumah Sakit Santosa Central, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (30/6/2020).

Kabar duka itu disampaikan oleh mantan Presiden PKS, Tifatul Sembirang, dalam akun Twitter pribadinya.

Hilmi dikabarkan meninggal karena terjangkit corona. "Kami dapat kalau beritanya terpapar Covid-19," kata anggota DPRD Jabar dari fraksi Partai PKS, Abdul Hadi Wijaya, saat dikonfirmasi.

Informasi itu pun dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar, Agus Ganjar Hidayat.

"Betul (Ustaz Hilmi positif terpapar virus Corona). Dari hasil swab test di RS Santosa, yang bersangkutan (Hilmi) positif COVID-19," kata Agus kepada wartawan, Rabu (1/7/2020), melansir Sindonews.

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pemakaman berlangsung dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

KH Ahmad Zaki Hadziq

Cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Zaki Hadziq, meninggal dunia pada Rabu 1 Juli 2020 malam.

Gus Zaki meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Jombang dengan hasil rapid testnya reaktif.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng itu awalnya dilarikan ke pusat kesehatan pesantren karena mengeluh sakit dan didiagnosa sakit demam berdarah.

Pada Rabu pagi, Gus Zaki dirujuk ke RSNU Jombang. Namun, karena peralatannya kurang memadai, Gus Zaki kemudian dirujuk lagi ke RSUD Jombang.

Karena kondisinya mencurigakan, petugas kemudian melakukan rapid test terhadap Gus Zaki dengan hasil non reaktif. Namun, karena kondisinya tak kunjung membaik, pada Rabu sore petugas melakukan rapid test ulang dan hasilnya ternyata reaktif.

Namun, saat akan dilakukan swab, pada Rabu malam Gus Zaki meninggal dunia. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga kemudian memutuskan memakamkan Gus Zaki dengan pemakaman standar protokol Covid-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya