Pemerintah Pertahankan Tingkat Hunian Pasien Corona di RS 55,5%

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 02 Juli 2020 17:37 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Pemerintah mengatakan tidak ada penambahan signfikan tingkat hunian rumah sakit akibat Covid-19, meski kasus terkonfirmasi positif virus corona masih bertambah tiap harinya.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2020).

"Jika kita melihat jumlah kasus positif yang terkonfirmasi, ini setelah kami lakukan analisa berdasarkan tingkat hunian rumah sakit, maka kita lihat bahwa tidak ada penambahan signifikan dari kasus penambahan jumlah hunian rumah sakit," ujarnya.

Yuri menuturkan, saat ini pemerintah masih bisa mempertahankan tingkat hunian rumah sakit meski kasus terkonfirmasi positif virus corona masih bertambah tiap harinya.

"Kita masih bisa mempertahankan tingkat hunian rata-rata nasional di kisaran 55,5 persen. Artinya, baru separauh kapasitas yang digunakan," imbuhnya.

Yuri menambahkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif ini didapatkan dari hasil tracing yang secara agresif dilakukan. Ditambah lagi dengan jumlah testing yang semakin masif.

"Dan sebagian dari kasus-kasus yang terkonfirmasi positif ini adalah kasus yang tidak memiliki indikasi untuk dirawat di rumah sakit. Sehingga kita menyarankan untuk melaksanakan isolasi secara mandiri," katanya.

Baca Juga : 10 Provinsi Kasus Terbanyak Positif Corona 2 Juli, Jatim Capai 374 Pasien

Baca Juga : Kapolri: 100 Pelaku Narkoba Dihukum Mati Sepanjang 2020

"Ini yang menjadi penting untuk kita perhatikan bahwa penambahan kasus yang demikian banyak tidak selalu dimaknai dengan penambahan jumlah pasien yang harus dirawat di rumah sakit," tambah Yuri.

Sebagaimana diketahui, pemerintah, hari ini mencatat ada penambahan kasus positif corona sebanyak 1.624 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini 59.394 orang.

Untuk jumlah pasien sembuh juga terjadi penambahan sebanyak 1.072 orang, sehingga totalnya menjadi 26.667 orang. Pasien meninggal totalnya menjadi 2.987 orang setelah mengalami penambahan sebanyak 53 orang.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya