Deden mengatakan dengan adanya rapid test ini, Pemkot Tangsel dapat melakukan tracking dan tracing lebih cepat. Data yang didapat BIN dengan rapid test dan swab test dianggap bisa memudahkan Pemkot untuk melacak kontak terhadap pasien yang positif Covid-19.
"Alhamdulilah trend kita di Tangerang Selatan melandai terus dan mudah-mudahan tidak naik seperti pada bulan Maret dan April lalu. Mungkin dengan adanya ini dapat mempercepat data kita untuk melakukan swab test," ujarnya.
Dalam rapid test dan swab test ini, BIN mengerahkan 40 tenaga medis profesional dari Medical Of Intelligence. BIN juga menyediakan 2 unit mobile laboraturium untuk memfasilitasi warga yang menunjukan hasil reaktif usai mengikuti rapid test. Target dari rapid test ini adalah 1.000 orang.
(Awaludin)