Kasus Korupsi Kutai Timur Ungkap "Family Connection" Antara Para Tersangka

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 05 Juli 2020 08:33 WIB
Foto: Okezone.
Share :

JAKARTA – Kasus korupsi di Kutai Timur yang baru terungkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memunculkan fakta yang menarik, yaitu adanya hubungan keluarga di antara para tersangka.

Berdasarkan keterangan dari KPK, proyek yang disusun oleh pemerintah Kabupaten Kutai Timur, yang dipimpin Bupati Ismunandar, disetujui oleh DPRD Kutai Timur yang dipimpin Istri Ismunandar, Encek Unguria. Proyek tersebut kemudian dikerjakan oleh dinas dan rekanan yang merupakan tim sukses dari sang bupati.

BACA JUGA: KPK OTT di Kaltim, Bupati Kutai Timur Ditangkap

Kasus ini juga mengungkap hubungan antara Suriansyah, yang menjabat sebagai kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Kutai Timur dan adiknya, Aswandini yang duduk sebagai Kepala Dinas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di kabupaten itu.

Bupati Kutai Timur Ismunandar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ismunandar dan istrinya diduga menerima suap terkait pengerjaan proyek infrastruktur di Kutai Timur tahun anggaran 2019 sampai 2020. Keduanya menerima suap bersama Suriansyah dan MUS dari dua tersangka lainnya AM dan DA.

BACA JUGA: KPK Tetapkan Bupati Kutai Timur dan Istrinya Tersangka Suap Proyek

Pada 11 Juni 2020, Ismunandar menerima suap dari AM dan DA melalui Suriansyah dan MUS, bersama dengan istrinya Encek Unguria. Dana itu ditransfer ke sejumlah rekening dan digunakan untuk kepentingan pribadi Ismunandar selaku Bupati Kutai Timur.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya