JAKARTA – Pemerintah memeriksa 22.183 spesimen terkait Covid-19 per Rabu (8/7/2020). Dengan demikian, total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 968.237 hingga saat ini.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 22.183 sehingga totalnya 968.237," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB melalui video streaming.
Yuri menuturkan, pemeriksaan spesimen menggunakan real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
Setelah mengetahui hasil tes, pemerintah memastikan akan melaksanakan tracing kasus secara agresif sebagai bagian penyelidikan epidemologi. Muara dari ini yakni isolasi yang ketat.
Sebagaimana diketahui, pemerintah, Rabu (8/7/2020) mencatat ada penambahan kasus positif corona sebanyak 1.853 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini 68.079 orang.