LAMONGAN - Sebagai ungkapan rasa syukur atas kesembuhannya, seorang pasien Covid-19 yang menjalani isolasi selama 1 bulan 17 hari ini, berjalan kaki dari tempat isolasi menuju rumahnya yang berjarak sekitar 6 kilometer.
Pasien asal Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini pun berulang kali melakukan sujud syukur. Sementara anggota keluarganya menangis bahagia menyertai kepulangannya.
Riono, warga Desa Kramat, Kecamatan Lamongan ini sudah menjalani perawatan dan isolasi selama satu bulan 17 hari. Riono merupakan warga yang terpapar Covid-19 dari klaster pekerja pulang pergi Lamongan-Surabaya.
Setelah menjalani isolasi sekian lama, Riono kemudian dinyatakan sembuh setelah hasil dua kali swabnya negatif. Sebagai ras syukur atas kesembuhannya, ia kemudian bernadzar akan jalan kaki dari rusunawa tempat isolasinya menuju rumahnya yang berjarak sekitar 6 kilometer.
Ia pun melaksanakan nadzarnya, ia berjalan kaki pulang diiringi sejumlah tenaga medis dan mendapatkan pengawalan dari petugas TNI dan Polri. Sesampainya di kampung halaman, warga dan sanak keluarga menyambutnya dengan gembira.
“Terimakasih pada tim medis, terutama perawat yang sudah merawat dengan baik, alhamdulillah diberikan Kesehatan lahir dan batin. Semoga yang isolasi di rusunawa segera sembuh mengikuti saya," kata Riono, Rabu (8/7/2020).
Sementara itu, Dr Mafidatul Laily, penanggung jawab tempat karantina di rusunawa, Riono dinyatakan sembuh setelah hasil dua kali tes swabya menunjukkan negatif Covid-19.
“Pak Riono ini dinyatakan sembuh setelah dua kali swab hasilnya negatif berturut-turut," kata Mafidatul.
Hingga saat ini, masih ada 40 pasien yang dirawat di rusunawa. Rata-rata pasien yang dirawat di rusunawa pasien yang sudah dalam kondisi baik dan hanya membutuhkan pemulihan kesehatan. Sementara itu hingga kini ada 249 warga Lamongan yang terpapar virus covid 19. 110 diantaranya sembuh dan 34 lainnya meninggal dunia.
(Awaludin)