Sekolah darurat ini didirikan pada Juni 2020. Anggota Babinkamtibmas Polsek Mamajang, Aiptu Paleweri kali pertama melontarkan inisiatif. Cetusan ide tersebut disambut antusias warga setempat, hingga jadilah tempat belajar anak-anak ini.
"Selama pandemi corona ini, orangtua mengaku kesulitan memberikan data internet kepada anaknya. Jadi, saya berpikir untuk memasang wifi agar bisa dimanfaatkan anak-anak," kata Palaweri, Kamis (9/7/2020).
Rumah belajar ini disebut sebagai balla-online atau rumah online. Satu-satunya kemewahan rumah belajar ini adalah fasilitas wi-fi gratis.
Sementara itu, orang tuannya juga bisa bisa leluasa mengawasi anaknya yang sedang belajar. Orangtua juga tidak perlu mengeluarkan biaya membeli data internet.
(Fetra Hariandja)