Penyaluran Bantuan Tunai Covid-19 di Bogor Membeludak, Tidak Ada Physical Distancing

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2020 15:07 WIB
Penerima bantuan tunai di Bogor membeludak di Kantor Pos (Foto: Okezone/Putra R)
Share :

BOGOR - Ratusan warga penerima bantuan tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) membeludak di Kantor Pos Jalan Mandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/7/2020). Tak ada jaga jarak atau physical distancing antar warga saat mengantre.

Pantauan Okezone di lokasi, hingga pukul 14.00 WIB ratusan warga dari dua desa di Kecamatan Sukaraja nampak masih memadati area kantor pos. Saking padatnya, antrean panjang warga penerima bantuan Kemensos itu mengular hingga ke jalan.

Di depan pintu masuk kantor pos, terlihat warga berdesak-desakan untuk mengantre menunggu giliran mengambil bantuan. Tak ada jaga jarak atau physical disntancing di antara warga, bahkan masih ada yang tidak menggunakan masker di tengah kerumunan.

Baca Juga: Menular Lewat Udara, Epidemiolog Beberkan Cara Cegah Corona di Ruangan Tertutup 

Beberapa petugas keamanan pun nampak kewalahan mengatur antrean warga karena jumlahnya yang tidak sebanding. Pemandangan ini pun menjadi tontonan pengendara yang melintas maupun warga sekitar.

 

Menurut salah satu warga penerima bantuan, Ace Basuni (68) dirinya sudah mengantre di depan kantor pos sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi. Warga Desa Cadasngampar itu rela menunggu berjam-jam untuk mendapat bantuan tunai sebesar Rp1,8 juta.

"Dari jam 7 pagi di sini. Mau pulang tanggung, bolak-balik ke rumah. Katanya dapat uang Rp1,8 juta, disekaligusin buat tiga bulan," kata Ace di lokasi.

Ace mengaku belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah pusat maupun daerah sebelumnya selama pandemi Covid-19. Ia pun sangat bersyukur bisa mendapat bantuan ini meski harus rela berdesak-desakan dengan warga lainnya.

"Belum pernah (dapat bantuan), baru ini. Besok kan katanya desa lain, makanya sekarang saya tungguin sampai malam juga enggak apa-apa," ungkap Ace.

Hal senada juga dikatakan warga Desa Cadasngngampar lainnya Fitri (35) yang mengaku baru mendapat kabar tadi malam sebagai penerima bantuan Kemensos. Ia pun sesegera mungkin melengkapi sejumlah persyaratan yang harus dibawa seperti KTP asli, Akte Kelahiran asli, Kartu Keluarga (KK) asli dan form berisi barcode penerima bantuan.

"Semalam dikasih tahu (dapat bantuan), sebelumnya belum pernah dapat bantuan. Alhamdulillah sekarang dapat, ini masih nunggu masuk," ucap Fitri.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meminta penambahan kouta bantuan tambahan bagi 171.000 keluarga terdampak Covid-19 kepada Menteri Sosial Juliari P Batubara di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor pekan lalu.

Tambahan kuota yang dimaksud yakni baik program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non-DTKS. Banyak calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum tersentuh bantuan pemerintah pusat atau daerah selama pandemi Covid-19.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya