Infeksi Covid-19 Brasil Tembus 2 Juta Kasus

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2020 11:11 WIB
Foto: Okezone.
Share :

RIO DE JANEIRO - Brasil pada Kamis (17/7/2020) mencatat lebih dari 2 juta kasus virus corona yang dikonfirmasi, bertambah dua kali lipat dari sekira sebulan sebelumnya. Sejauh ini belum ada tanda-tanda penyebaran virus corona di negara itu akan melambat sementara kemarahan akan upaya penanganan pandemi oleh Presiden Bolsonaro semakin meningkat.

Angka itu tercapai hanya 27 hari setelah Brasil memiliki satu juta kasus Covid-19 terkonfirmasi, menjadi negara dengan jumlah kasus tertinggi setelah Amerika Serikat (AS). Menurut data pemerintah, dalam beberapa pekan terakhir, ada hampir 40.000 kasus baru yang dikonfirmasi per hari.

BACA JUGA: Salip Spanyol dan Italia, Brasil Catat Kasus COVID-19 Tertinggi Keempat di Dunia

Sebagai perbandingan, AS memiliki antara 1 juta hingga 2 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dalam 43 hari. Penyebaran Covid-19 di Negeri Paman Sam sempat melambat, sebelum kembali melonjak pada Juni.

Pada Kamis, jumlah kasus yang dikonfirmasi di Brasil mencapai 2.012.151, sementara kematian mencapai 76.688. Brasil, negara terbesar di Amerika Latin, memiliki sekira 210 juta penduduk, kira-kira dua pertiga dari ukuran populasi AS.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)

Penularan virus corona di kedua negara melonjak tajam karena virus juga mulai menyebar di daerah-daerah baru yang jauh dari kota-kota besar. Terlebih lagi, respons buruk dari negara bagian dan kota-kota di Brasil karena tak adanya kebijakan berkoordinasi dengan ketat dari pemerintah federal.

Terlepas dari tingginya tingkat penyebaran virus, Presiden Jair Bolsonaro tetap menekan pemerintah daerah untuk mencabut penguncian (lockdown).

BACA JUGA: Kembali Catat Rekor Kematian Tertinggi, Brasil Akan Jadi Episentrum Baru Covid-19

Bolsonaro, yang dites positif mengidap virus itu pekan lalu, telah mengecilkan risiko kesehatannya dan berjuang melawan perintah pengelompokan sosial, menyebut dampak ekonomi mereka lebih buruk daripada penyakit itu sendiri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya