JENEWA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta kucuran dana sebesar USD10,3 miliar (sekira Rp152 triliun) dari komunitas internasional untuk menghadapi pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap dunia.
Dana yang diperoleh dari penggalangan terbesar PBB itu akan digunakan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan negara-negara rentan, demikian dilaporkan BBC.
PBB mengatakan bahwa hingga 265 juta orang di dunia terancam kelaparan pada akhir tahun ini karena dampak pandemi virus corona. Organisasi internasional itu memperingatkan bahwa kegagalan bertindak dalam menghadapi pandemi ini dapat merusak pembangunan selama puluhan tahun.
BACA JUGA: PBB Perkirakan 265 Juta Orang Menghadapi Krisisi Pangan Dampak Pendemi Virus Corona
Saat pandemi virus corona baru mulai mengganas pada Maret, PBB meminta sumbangan sebesar USD2 miliar. Namun, jumlah itu kemudian direvisi menjadi angka yang sekarang diminta.