Pasca-Banjir Bandang, Luwu Utara Kerap Diguyur Hujan Lebat

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Sabtu 18 Juli 2020 23:42 WIB
Banjir bandang di Luwu Utara (Foto : BNPB)
Share :

JAKARTA - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih kerap terjadi di daerah terdampak banjir bandang yakni di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hujan dilaporkan kerap mengguyur daerah tersebut hingga hari ini, Sabtu (18/7/2020).

Berdasarkan data yang dikantongi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hujan terjadi pada Jumat, 17 Juli 2020, sekira pukul 22.00 WITA sampai 23.00 WITA dengan intensitas lebat. Kemudian, hujan kembali terjadi pada Sabtu (18/7/2020), pada pukul 14.00 WITA sampai 14.15 WITA serta pada pukul 16.00 WITA sampai 16.10 WITA dengan intensitas sedang.

"Menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi hingga hari Selasa, 21 Juli 2020, mendatang di sebagian besar wilayah Sulawesi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (18/7/2020).

Raditya mengatakan, wilayah yang masih berpotensi diguyur hujan meliputi wilayah Sulawesi Utara bagian utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Dubes Sebut Tidak Ada WNI di Ukraina, Armenia & Georgia yang Positif Corona

Baca Juga : Polisi Temukan Alat Bukti Pebunuhan di Kasus Bocah Tewas Dalam Toren

"Mengingat adanya prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, BNPB kembali mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya Kabupaten Luwu Utara agar selalu waspada dan dapat mempersiapkan upaya mitigasi, sehingga tidak terjadi bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca," pungkasnya.

Sekadar informasi, banjir bandang sempat menerjang enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin, 13 Juli 2020, sekira pukul 19.00 waktu setempat. Lebih dari empat ribu keluarga terdampak akibat kejadian tersebut.

Adapun, enam Kecamatan yang dilaporkan diterjang banjir bandang tersebut yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

Banjir bandang itu dipicu salah satunya karena hujan dengan intensitas tinggi. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang.

Akibatnya, puluhan orang tewas dalam banjir bandang tersebut. Puluhan lainnya masih hilang dan ribuan warga mengungsi karena kehilangan tempat tempat tinggalnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya