Layanan Bus Pengganti KRL di Stasiun Bogor Akan Berbayar, Berapa Harganya?

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Senin 20 Juli 2020 10:16 WIB
Walikota Bogor Bima Arya sidak bus pengangkut pengganti KRL (foto: Istimewa)
Share :

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kementerian Perhubungan sepakat bahwa layanan angkutan bus yang disediakan di Stasiun Bogor untuk penumpang KRL tidak selamanya gratis. Oleh karena itu, bus tersebut menjadi layanan berbayar.

"Tadi saya bicara dengan pak Dirjen kita sepakat ini tidak bisa permanen. Tidak mungkin semua gratis, sudah ada survei warga bersedia membayar tiket," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Senin (20/7/2020).

Namun, harga tiket bus nantinya tidak akan lebih mahal atau minimal sama dengan tiket KRL. Oleh karena itu, masih perlu ada pembahasan lebih lanjut untuk menentukan harga tiket dan hal teknis lainnya.

"Asal tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu jauh dengan kereta. Kita akan mempercepat itu, titik berangkatnya dari mana harga tiketnya berapa. Karena tidak mungkin selamanya gratis di sini," ungkapnya.

Bima menilai, layanan bus di Stasiun Bogor menjadi solusi utama untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi setiap awal pekan. Selama, belum ada opsi penambahan kapasitas penumpang dalam gerbong.

"Selama belum ditambah penumpang di gerbong, maka bus berbayar ini jadi solusi utama," tegas Bima.

Sejauh ini, Bima melihat kondisi antrean penumpang KRL di Stasiun Bogor kembali mengalami kepadatan. Namun, hal itu masih bisa terkendali dengan adanya layanan bus yang meskipun jumlahnya dikurangi.

"Tapi tetap relatif bisa terurai, waktu antrean di luar 20 menit di waktu padat. Di dalam juga setengah jam sampai 40 menit. Minggu lalu setengahnya gak kepake ada 150 bus. Makanya sekarang turun (77 bus) kita lihat ini sangat cukup," tutupnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya