Rusak Berat, Nasib Masjid Bin Laden di Arab Saudi Jadi Pembicaraan Warganet

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2020 11:13 WIB
Foto: Twitter/@andreas_krieg.
Share :

FOTO-foto memperlihatkan kondisi Masjid bin Laden di Jeddah yang rusak memunculkan spekulasi mengenai nasib bangunan ikonik Arab Saudi itu dan mendorong diskusi mengenai alasan pembongkarannya.

Dalam sebuah cuitan di Twitter, Andreas Krieg, asisten profesor dari King's College, London menyarankan bahwa pembongkaran masjid itu adalah upaya dari Putra Mahkota Mohammad Bin Salman untuk menghapus warisan keluarga Bin Laden, dengan tokohnya yang paling terkenal, mantan Pimpinan Al Qaeda, Osama.

BACA JUGA: Arab Saudi Cabut Kewarganegaraan Putra Osama bin Laden yang Diburu AS

"Foto-foto muncul bahwa Masjid Bin Laden di Jeddah, yang dibangun pada 1988 oleh arsitek Mesir El Wakil dihancurkan oleh otoritas #Saudi di tengah kuncian # COVID19," demikian isi cuitan Kreig di Twitter. "Tampaknya ada upaya #MbS untuk menghapus warisan kerajaan Bin Laden."

Namun, teori Krieg dibantah oleh salah satu pengikutnya di Twitter yang menjelaskan bahwa banyak masjid lain yang dibangun keluarga Bin Laden di Arab Saudi masih tetap berdiri, demikian diwartakan Middle East Monitor.

Dengan tidak ada penjelasan resmi mengenai alasan penghancuran masjid ikonik itu, beberapa menduga dengan gaya Turki yang jelas, masjid itu adalah korban kampanye Putra Mahkota untuk menghapus semua bukti warisan Ottoman di Arab Saudi.

BACA JUGA: 'Harta Warisan' Osama bin Laden Rp386 Miliar

Menurut para pengkritiknya, kepemimpinan di Riyadh saat ini mengusung wacana hiper-nasionalistis yang berupaya menumbuhkan kebanggaan nasional dengan melukis Kekaisaran Ottoman dan pemerintahannya atas Timur Tengah sebagai tirani kekaisaran selama satu abad. Pengamat monarki Saudi berspekulasi bahwa sentimen anti-Ottoman adalah alasan di balik keputusan untuk menghancurkan masjid Bin Laden.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya