Cerita Pedagang Jelang Rapid Test, Tempuh Berbagai Cara Hindari Reaktif Corona

Hambali, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2020 05:30 WIB
Pedagang di Tangerang Selatan melakukan tes Covid-19 (Foto: Okezone/Hambali)
Share :

TANGSEL - Para pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Pamulang Square menjalani rapid test massal. Satu per satu mereka mendatangi ruangan pengecekan di Posko bagian belakang pengelola kawasan.

Tercatat total ada sekira 200 pedagang yang mendaftar. Umumnya mereka adalah pelaku usaha kecil yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan pembeli. Upaya itu dilakukan, untuk memastikan bahwa aktivitas perdagangan di sana aman dari penyebaran Covid-19.

Okezone menemui beberapa pedagang yang mengikuti rapid test. Tak semua mereka paham betul dengan istilah medis itu. Namun, satu hal yang terbayang dalam benak pedagang, yakni jika hasilnya reaktif maka otomatis dianggap sebagai positif Covid, lalu dikarantina di ruang isolasi.

Baca Juga: 1 Petinggi UNS Positif Corona, Area Kampus Langsung Lockdown 

Ketakutan itu sempat membuat ragu segelintir pedagang. Namun, karena rapid test jadi keharusan yang disepakati bersama, maka mau tidak mau seluruh pemilik kios mengikuti ketentuannya. Berbagai cara pun ditempuh guna menghindari hasil reaktif.

Diceritakan salah satu pedagang pakaian bernama, Fitriani (29), jika 1-2 hari menjelang pelaksanaan rapid test dia merasa gusar dan was-was. Lalu berbagai saran dijalani, misalnya tak meminum es, tidur cukup, hindari pikiran stres, serta memerbanyak minuman susu dan wedang jahe.

"Kita kan was-was, takutnya kalau hasil reaktif nanti dikarantina, dijauhin orang-orang sekitar. Pokoknya galau banget sebelum hari H. Sampai kita ikutin saran enggak minum es beberapa hari sebelumnya, itu kan sulit banget, kita hampir nggak mungkin kalau cuaca panas begini nggak minum es. Tapi mau nggak mau ya kita lakuin, enggak kuat banget sih tenggorokan benar-benar kering," katanya kepada Okezone, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: 1 Pegawai Positif Corona, KPU Berlakukan Kerja dari Rumah 

Dilanjutkan Fitri, rasa was-was semakin memuncak saat malam jelang hari pelaksanaan rapid test. Mereka memilih mengurung diri di kediaman masing-masing sambil berkomunikasi satu sama lain sesama pedagang.

"Kita chat-an aja sambil curhat, saya sendiri enggak ke mana-mana di rumah aja biar enggak capek kan. Tapi walaupun fisik enggak capek, pikiran kita malah yang jadi tegang," imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya