BANJARMASIN – Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani, meninggal dunia di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Ia sempat menjalani perawatan sekitar dua pekan di rumah sakit tersebut karena Covid-19. Kondisinya sempat turun naik/sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir, pada Senin (10/8/2020) dini hari.
Jenazah disalatkan di halaman gedung instalasi pemulasaran jenazah RSUD Ulin Banjarmasin pada senin pagi. Salat jenazah diimami Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Ulin Banjarmasin, Awong Wibowo menjelaskan, selama dirawat, kondisi kesehatan almarhum sempat membaik. Namun, sehari sebelumnya kembali menurun. Almarhum sempat mengalami disaturasi atau penurunan kadar oksigen hingga empat puluh persen.
“Kemudian dilakukan penatalaksanaan secara tepat oleh tim dokter yang merawat, sekitar jam 9 pagi dilakukan penanganan ventilator. Kondisi beliau ada penurunan hingga jam 9 malam, jam 12 malam kondisinya makin kurang baik. Beliau meninggal dini hari jam 2.30,” kata Awong.
Baca Juga : Update 10 Agustus: RSD Wisma Atlet Catat 7.819 Pasien Sembuh Covid-19
Usai disalatkan, jenazah kemudian langsung dibawa ke Banjarbaru untuk dimakamkan di Taman Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Baca Juga : Bertambah 32, Perwira Secapa AD yang Donor Plasma Darah Jadi 81 Orang
(Erha Aprili Ramadhoni)