"Juga sebagai Ketua Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Makassar dan pendiri Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar," sambunh Halik.
Baca Juga : DKI Jakarta Sumbang Kasus Positif Corona Terbanyak Hari Ini
Baca Juga : Dinkes DKI : Jumlah Tes PCR di Jakarta 4 Kali Lipat dari WHO
Hali menuturkan, PB IDI sungguh kehilangan sosok dokter teladan yang sangat menginspirasi. Inspirasi tersebut, sambungnya, bukan hanya bagi generasi terdahulu, tetapi hingga saat ini, dan bahkan generasi yang akan datang.
"Semoga dokter Adnan Ibrahim khusnul khatimah, Aamiin. Perjuangan dan pengabdiannya akan selalu dikenang. Selamat jalan," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)