Sambodo mengatakan, yang bersangkutan meninggal karena mengidap penyakit Pneumonia. Namun guna memastikan kematian anggota tersebut Polda Metro Jaya tengah menunggu hasil tes usap atau swab terakhir.
"Memang benar ada yang meninggal. Almarhum mengidap pneumonia, tapi dimakamkan dengan tata cara pemulasaran Covid-19 demi keamanan dan kesehatan keluarga dan pelayat. Saat meninggal di swab, tapi hasilnya belum keluar," ujarnya kemarin.
(Fahmi Firdaus )