Presiden Jokowi: Takut Korupsi Bukan Soal Denda & Penjara, Tapi Juga Neraka

Fahreza Rizky, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2020 11:29 WIB
Presiden Joko Widodo (foto: Biro Kepresidenan)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin budaya antikorupsi terus digalakkan. Masyarakat harus diberi pengertian tentang apa yang disebut dengan korupsi atau gratifikasi. Dengan adanya pemahaman tersebut maka praktik rasuah dapat dicegah.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara "Aksi Nasional Pencegahan Korupsi" secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

"Gerakan budaya antikorupsi harus terus kita galakkan. Masyarakat harus tahu apa itu korupsi. Kita semua harus tahu apa itu gratifikasi. Masyarakat harus menjadi bagian untuk mencegah korupsi, antikorupsi, kepantasan dan kepatutan yang harus menjadi budaya," ujarnya.

 Baca juga: Jokowi Sebut Tak Mudah Wujudkan Tata Kelola Pemerintah yang Bebas Korupsi

Jokowi ingin rasa takut atas tindak pidana korupsi tidak hanya didasarkan pada hukuman dunia semata, tetapi juga ganjaran hukum Tuhan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya