"Cuma ada yang komplain, kalau 50 pertama terlalu sedikit. Kedua, untuk daerah tertentu penggunaan zoom meeting itu terbatas, sinyalnya, pemilihnya belum familiar," kata Arief.
Baca Juga: KPU Akui Cuaca Jadi Kendala Gelaran Pilkada 2020
Oleh karena itu, dalam rapat konsultasi bersama Komisi II DPR dan dihadiri perwakilan dari Kemendagri, forum tersebut akhirnya mencoba mencarikan formulasi yang dianggap sesuai dalam pembatasan jumlah peserta kampanye umum.
"Kita sudah diskusikan, kemungkinan akan kita tambah, sampai 100 orang. Selebihnya yang biasanya kampanye ribuan itu, bisa dilakukan melalui zoom meeting," tutur mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur tersebut.
(Arief Setyadi )