Mahfud MD Sebut Kunci Penerapan Protokol Kesehatan Adalah Disiplin

Riezky Maulana, Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2020 19:02 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut hanya ada satu cara agar penerapan protokol kesehatan dapat berjalan maksimal. Satu-satunya cara tersebut yakni disiplin.

Dia menuturkan, disiplin itu kemudian dapat dibagi menjadi dua hal. Pertama adalah disiplin dalam penerapan strategi secara persuasif dan disiplin penegakkan hukum.

Pendekatan persuasif dijelaskan oleh Mahfud dengan cara memberitahu seberapa berbahayanya Covid-19, bilamana masyarakat sendiri itu tidak disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Dicontohkan olehnya adalah perbandingan bernapas saat masih sehat dan telah terjangkit Covid-19.

"Coba bayangkan anda semua bisa bernapas dengan enak setiap harinya tetapi ketika kena Covid-19 mau bernapas saja susah. Ngeri mendengar kesaksian dari orang yang kena Covid-19 ini. Sekarang enak-enak saja bernapas karena sehat. Tapi begitu terkena, mau bernapas itu enggak bisa," tuturnya dalam keterangan videonya, Kamis (27/8/2020).

 

Contoh lain yang disebutkan Mahfud dari pendekatan persuasif yakni saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi instruksi agar ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) turut serta dalam sosialiasi terhadap Covid-19.

"Itulah sebabnya Presiden eksplisit menyebut PKK supaya banyak berperan karena kan katanya ibu-ibu ini kan lebih mudah bergerak untuk melakukan tindakan persuasif terhadap masyarakat," tuturnya

Di dalam cara persuasif, kata Mahfud, maka budaya atau kearifan lokal tetap harus diperhatikan. Dia mencontohkan Yogyakarta, dimana di daerah itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur lebih memilih pendekatan persuasif dibandingkan penegakkan hukum.

"Yogya tidak akan mengadakan penegakkan hukum, itu bagus. Semuanya kalau bisa tanpa penegakkan hukum. Kalau selama orang itu masih bisa diajak bicara kan ngapain pakai penegakkan hukum," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya