Bahkan, ia melanjutkan, di beberapa bulan terakhir pengendalian Covid-19 semakin terstruktur dengan diketahuinya daerah yang memiliki risiko tinggi, sedang, rendah atau daerah yang tidak berisiko sehingga pelayanan imunisasi bisa dilaksanakan.
Ia pun menegaskan, alat pelindung diri (APD) untuk tenaga-tenaga kesehatan juga sudah terpenuhi.
Baca Juga : 100 Dokter Gugur Selama Pandemi Covid-19, PB IDI Keluarkan 4 Instruksi
“Ya, betul memang APD di awal-awal kita mengintervensi Covid ini menjadi sebuah kendala besar kan. Kita tahu tentang bagaimana sulitnya APD. Namun, saat ini kan sudah tidak lagi. Apalagi di dalam konteks APD kita tidak bisa mengatakan bahwa semua APD itu pasti level 3 kan ada level 1, level 2, level 3 dan seterusnya,” tuturnya.
Baca Juga : PB IDI Catat 100 Dokter Meninggal Dunia Terkait Covid-19, Ini Daftar Lengkapnya
(Erha Aprili Ramadhoni)