"Karena yang selalu kita kejar-kejar adalah tempat-tempat umum. Tempat-tempat publik. Tapi kita lupa bahwa sekarang kita harus hati-hati di klaster-klaster yang tadi saya sampaikan, klaster keluarga," imbuhnya.
"Karena di rumah kita sudah merasa aman. Justru di situlah, yang kita harus hati-hati. Dalam perjalanan masuk kantor kita juga sudah merasa aman, sehingga kita juga lupa di dalam kantor protokol kesehatan," pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Corona Jakarta Tertinggi, DPRD Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan
(Arief Setyadi )