7 Klaster Covid-19 di Indonesia, dari Perkantoran hingga Rumah Makan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 17 September 2020 07:41 WIB
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
Share :

3. Klaster Permukiman

Prof Wiku Adisasmito meminta agar masyarakat terus waspada terhadap penularan virus corona. Terlebih, bagi masyarakat yang berada di zona merah seperti Jakarta.

Menurut Wiku, ada dua klaster yang menjadi penularan virus corona yakni, permukiman dan perkantoran. Namun, sambungnya, penularan paling tinggi terjadi pada klaster permukiman ketimbang perkantoran.

"Klaster kantor sekarang dilihat juga meningkat. Meskipun, kalau dilihat, klaster kantor dengan permukiman sebenernya lebih tinggi penularannya di klaster permukiman," kata Wiku, 9 Agustus 2020.

Wiku menduga penyebab tingginya penularan virus corona di klaster perkantoran bermula dari permukiman. Dimana, ada pekerja yang positif virus corona tanpa gejala kontak dengan rekan kerjanya, kemudian menimbulkan klaster perkantoran.

"Jadi kalau permukiman itu kan sudah pasti awalnya dari rumah dan sekitarnya, orang juga kan engga bisa di dalam rumah terus, mungkin itu penyebabnya sehingga mereka kontak. Itu yang harus dikendalikan. Kantor juga begitu, belum tentu dia kena di kantor, bisa jadi di jalan atau lingkungn rumahnya," beber Wiku.

4. Klaster Sekolah

Prof Wiku Adisasmito mengaku sempat mendengar adanya laporan klaster Covid-19 di sekolah. Dia menegaskan, bahwa sekolah hanya diperbolehkan di dua zona saja.

"Perlu kami sampaikan bahwa sekolah yang dibuka adalah sekolah-sekolah dari zonasi risiko hijau yaitu tidak ada kasus atau sudah tidak ada kasus baru. Dan juga zona kuning," ungkapnya, Kamis 13 Agustus 2020.

5. Klaster Angkutan

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyoroti klaster penyebaran virus corona di angkutan umum. Doni menilai ada peningkatan penyebaran virus corona di angkutan umum, dalam beberapa waktu belakangan ini, hingga menjadi sebuah klaster.

"Akhir-akhir ini penularan lebih sering terjadi di pasar di tempat kerja bahkan kita telusuri apa penyebabnya khusus (penularan) di tempat kerja. Rata-rata mereka yang terpapar ini lebih banyak menggunakan transportasi umum," ujar Doni, Minggu, 30 Agustus 2020.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya